KONTROVERSI: Diare Bayi, Benarkah ASI Bersihkan Usus Bayi Baru Lahir


image

image

Mampu Bersihkan Usus Bayi yang Baru Lahir

Bayi seringkali mengalami diare pada saat ibu memberi ASI. Kondisi seperti ini seringkali dianggap wajar terjadi. Biasanya terjadi pada usia hingga 1-1,5 bulan. Sedangkan bayi lainnya juga seringkali mengalami keluhan sulit BAB bahkan tidak tiap hari kadang sampai 2-7 hari. Uniknya banyak klinisi menganggap sering BAB dianggap karena ASI dan sering BAB  juga karena dianggap karena ASI. Sehingga kadang agak aneh sering dan sulit BAB semuannya dianggap karena ASI.

Beberapa ahli menganggap  kasus bayi yang baru lahir sering BAB karena belum terpakai jadi masih memiliki rongga-rongga yang harus diperbaiki dengan ASI. Pada saat di kandungan sistem pencernaan bayi kan tidak terpakai. Usus jadinya tidak bekerja. ASI dianggap membersihkan usus-usus. Reaksinya dengan diare itu. Ibu tidak perlu khawatir dan menjadi tidak percaya diri pada kualitas ASI yang dimiliki. Benarkah benar demikian alasan tersebut ?

Tetapi bila dicermati sebagian bayi kelompok lainnya BABnya normal dengan frekuensi 1-4 kali. Sedangkan sebagian bayi lainnya bahkan tidak BAB setiap hari. Sedangkan kelompok lainnya mengalami BAB sering lebih dari 5-7 kali. Mengapa semua bayi minum ASI tetapi ada yang sulit BAB, ada sering BAB. Tetapi ada juga yang normal padahal sama sama minum ASI.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penelitan menunjukkan memang beberapa kelompok bayi dengan ASI memang berbeda tampilan pola fesesnya. Penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa anak dengan keluhan sering BAB ternyata disertai hipersensitif saluran cerna. Biasanya kelompok bayi seperti ini sering disertai gangguan mudah mual, muntah, sering flatus atau buang angin, sering ngeden, sering cegukan, sering rewel. Biasanya bayi kelompok ini disertai gangguan hipersensitif kulit dan saluran napas.
Sedangkan pada bayi dengan riwayat sulit BAB juga sering disertai sering ngeden (mulet), sering buang angin, sering rewel atau kadang muntah. Bayi dengan hipersensitif saluran cerna tersebut sering dialami oleh penderita dengan riwayat alergi. Pada banyak kasus setelah diperbaiki pemicu dan penyebab alerginya ternyata saluran cernanya membaik demikian juga dengan profil buang air besarnya. Tidak lagi sering buang air besar atau sulit buang air besarnya.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s